Monday, August 14, 2017

Air dan Sabun, Kombinasi Pas Untuk Membersihkan Rantai Motor Anda

Motor menjadi pilihan banyak orang di Indonesia. Kemudahannya dipakai ketika menembus kemacetan di jalan dan harganya yang jauh menganga dengan mobil, menjadi beberapa pertimbangan.


Dan sekarang, tipe motor yang banyak digandrungi adalah matic.

Motor matic sangat mudah digunakan, hidupkan, gas dan jalan, tidak perlu lagi menggencet persneleng depan dan belakang.

Jauh lebih mudah.
Kaki lebih tenang..

Rantai motor

Walaupun serbuan motor matic gencar dan menyerobot pasar motor manual, namun masih banyak juga yang menggunakan motor tipe ini.

Mereka masih senang dengan model persneleng.

Gonta-ganti gigi tidak masalah, mungkin mereka menemukan kesenangan di dalamnya dan belum mau beralih ke motor matik.

Dan salah satu yang membedakan kedua tipe motor ini adalah pada penggeraknya, yaitu rantai.

Motor manual masih mengandalkan rantai untuk menyalurkan energi putaran dari mesin ke ban belakang, sedangkan motor matik menggunakan belt atau sabuk.

Kemudian, yang menjadi masalah utama rantai pada motor manual adalah kebersihannya. Bagian ini sangat dicintai dan selalu ditempel debu.

Rantai agar tetap berfungsi dengan baik, harus dilumuri oli secukupnya. Supaya gesekan dengan gear bisa dikurangi sehingga bisa bertahan dalam jangka waktu lama.

Namun kehadiran oli juga menjadi daya tarik bagi debu/kotoran yang bisa menggerus masa pakainya.

Kotoran ini berpotensi merusak rantai akibat gesekan yang ditimbulkan, apalagi jika banyak terdapat batu-batu kecil yang ukurannya mungil.

Rantai lebih cepat ambruk.



Bersihkan dengan sabun


Salah satu jurus yang bisa kita coba untuk menjegal pengaruh buruk kotoran dan debu yaitu membersihkannya.

Tentu saja dengan bantuan sabun.

Sabun cuci piring bisa menjadi pilihan, tuangkan beberapa guyuran ke dalam ember kecil dan larutkan dalam air.

Aduk sampai busa bertumbuh tak terkendali.

Gunakan spon, celupkan ke dalam larutan busa dan basuhlah rantai sampai bersih. Sabun yang pas membuat proses mencuci menjadi mudah.

Jika jumlahnya kurang, rantai agak susah dibilas.

Ketika sabunnya terasa sedikit, langsung tambahkan lagi agar rantai cepat bersih dan andapun nyaman  membilasnya.

Lakukan teratur

Agar rantai mampu bekerja dalam waktu yang lebih lama, membersihkannya dengan sabun perlu dilakukan teratur. Ketika rantai sudah kotor, langsung bersihkan.

Setelah kering, kembali tuangkan pelumas khusus rantai atau gunakan oli baru.
Jangan yang bekas ya!!

Oli bekas sudah kotor, malah membuat rantai semakin rawan rusak.

Melakukan perawatan rantai seperti ini bisa memperpanjang umurnya dan biaya bisa ditekan. Kejadian putus di tengah jalan bisa dihindari.

Selamat mencoba..


Baca juga :


EmoticonEmoticon